Breaking News
Loading...

Illustrasi
Syiahindonesia.com - Setelah memutus hubungan diplomatik dengan Iran, kini jajaran pengusaha Arab Saudi memboikot produk asal Teheran, Iran.

Dikutip dari Arabnews, Kamis(07/01), pebisnis di seluruh wilayah Arab Saudi meminta konsumen dan para pedagang untuk memboikot semua barang dari Iran.

Sekjen komite perdagangan internasional dari Dewan Saudi Chambers, Omar Bahlaiwa mendesak pengusaha dan konsumen untuk membeli barang dari negara-negara Sunni lainnya.

Meskipun aksi ini tidak akan menambah ekonomi Kerajaan, namun dia berkilah bahwa, hal ini dapat menghambat dan mempengaruhi perdagangan Iran.

Ketua Perdagangan dan Industri Salam, Khalid bin Ali Saif mengatakan bahwa, boikot tersebut bisa mempengaruhi banyaknya ekspor ke negara-negara Teluk lainnya.

“Kita harus memboikot semua produk Iran. Kita datang ke Kerajaan untuk mengungkapkan solidaritas kami dengan pemerintah Arab Saudi,” katanya.

Selain itu dia juga memklaim, Kerajaan memiliki kebijakan luar negeri yang rasional dan bijaksana sebagai lawan dari Iran yang bertujuan untuk mengacaukan negara.

Beberapa ahli membeberkan, selama ini ekspor Iran ke Arab Saudi mempunyai kualitas rendah karena Iran belum menciptakan perusahaan yang dapat bersaing dengan perusahaan asing lainnya.

Namun hingga saat ini, komoditi ekspor Teheran hanya terbatas pada kacang pistachio, kunyit dan karpet.

Hubungan buruk Arab Saudi dan Iran sendiri sebenarnya telah lama terjadi tatkala salah satu diplomat Saudi dibunuh di Iran pada tahun 1988. Hal itu menjadi penyebab pertama putusya hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran sampai tahun 1991. (kiblat.net)

0 comments: