Breaking News
Loading...

Illustrasi; Hai'ah Kibar Ulama
Syiahindonesia.com - Tindakan-tindakan Iran di negeri-negeri kaum Muslimin membuat para ulama Saudi menyatukan pendapat untuk menghalau makar mereka. Terlebih, saat ini sanksi nuklir dari dunia internasional telah dicabut dari pundak mereka. Untuk itu, para ulama bersepakat membuat pernyataan untuk menolak kehadiran dan makar Iran di negeri-negeri kaum Muslimin.

Sebanyak 140 ulama Saudi menandatangani petisi yang dikeluarkan hari Sabtu 6 Rabiul Awal 1437 Hijriah atau 16 Januari 2016. Beberapa poin yang disebutkan dalam pernyataan tersebut di antaranya yaitu:

Pertama: Campur tangan Syiah Iran atas kaum Muslimin bisa jadi merupakan musibah yang dari Allah SWT. Untuk itu, umat Islam harus segera bertaubat atas segala kesalahan yang diperbuat, serta meningkatkan amar ma’ruf nahi munkar. Hal itu didasari firman Allah SWT Surat At-Taubah 126 dan Ali Imran 120.

Kedua: Himbauan untuk mewaspadai kalangan minoritas Syiah di negeri-negeri kaum Muslimin. Dimana mereka berusaha untuk mengendalikan negara meskipun dengan jumlah yang sedikit. Meskipun dalam lokal sebuah negara, agenda mereka tetap melayani kepentingan Iran secara umum di luar negeri.

Ketiga: Harapan kepada negara-negara Teluk untuk lebih berhati-hati dalam urusan intelijen, politik, dan ekonomi Iran yang masuk ke negara mereka. Hal itu dapat menguatkan dominasi Iran, sebagaimana yang pernah terjadi Kuwait dan Bahrain.

Keempat: Rezim Iran berupaya sekuat tenaga untuk menancapkan pengaruh mereka di negeri-negeri kaum Muslimin. Baik dari segi politik, militer, ekonomi, media, kemampuan advokasi. Ini adalah bahaya yang perlu diwaspadai.

Kelima: Iran memiliki proyek untuk menuntut hak-hak minoritas mereka di seluruh negara. Untuk itu perlu dijalin kerjasama antar para ulama untuk membentengi umat dari bahaya dominasi dan pemikiran mereka.

Keenam: Ajakan kepada umat Islam untuk mengungkap kejahatan-kejahatan mereka di setiap negara yang ditempati, semisal pemblokiran di Madaya dan Zabadani.

Ketujuh: Ajakan untuk memberikan dukungan kepada kaum Sunni yang tinggal di Iran. Dimana mereka menjadi minoritas di dalamnya.

Kedelapan: Mengungkap agresi yang dilakukan Iran di beberapa negara, kemudian memberi dukungan kepada kaum Muslimin yang tinggal di dalamnya.

Kesembilan: Para ulama memberikan apresiasi atas tindakan Arab Saudi dan beberapa negara yang telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Kemudian mengingatkan bahwa perseteruan tersebut bukan sebatas perseteruan politik tetapi perseteruan yang berlandaskan agama.

Terakhir, para ulama mengingatkan bahwa sistem pemerintahan Safawi Iran ini adalah pendendam dan membawa benih-benih kehancuran. Maka dari itu, mereka tidak ingin ada orang lain yang berkuasa di luar mereka.

Adapun 140 ulama yang menandatangani pernyataan itu adalah:

1. Sheikh / Dr. Abdullah bin Mohammed Al-Ghunaiman
2. Sheikh / Dr. Mohammed bin Nasser As-Suhaibani
3. Sheikh / Dr. Abdullah Bin Hamad Al-Jalali
4. Sheikh / Dr. Sulaiman bin Wail At-Tuwaijri
5. Sheikh Al-Ustadz Dr. Suud bin Abdullah Al-Fanisani
6. Sheikh Al-Ustadz Dr. Nasser bin Sulaiman Al-Omar
7. Sheikh / Dr. Abdurrahman bin Saleh Al-Mahmoud
8. Sheikh Al-Ustadz Dr. Ali bin Saeed Al-Ghamidi
9. Sheikh Said bin Abdullah Al-Humaid
10. Sheikh Ahmed bin Abdullah Ali Syaiban Al-Asiri
11. Sheikh Ahmed bin Hassan Ali Abdullah
12. Sheikh / Dr. Ahmed bin Abdullah Al-Zahrani
13. Sheikh / Dr. Mohammed bin Said Al-Qahtani
14. Sheikh / Dr. Abdul Aziz bin Abdul Muhsin At-Turki
15. Sheikh / Dr. Ali Omar Ahmed Badahdah
16. Sheikh / Dr. Khaled bin Abdullah Al-Shamrani
17. Sheikh / Dr. Hassan Bin Saleh Al-Hamid
18. Sheikh / Dr. Khalid bin Abdul Rahman Al-‘Ajimi
19. Sheikh Al-Ustadz Dr. Sulaiman bin Qasim Al-‘Iid
20. Sheikh / Dr. Abdullah bin Omar Ad-Dumaiji
21. Sheikh / Dr. Mohammed bin Musa al-Sharif
22. Sheikh / Dr. Walid bin Utsman Ar-Rasywadi
23. Sheikh / Dr. Nasser bin Yahya Al-Hunaini
24. Sheikh / Dr. Ibrahim bin Abkar Abbas
25. Sheikh / Dr. Abdulhamid bin Abdullah Al-Wabil
26. Sheikh Osman bin Abdurrahman Al-Utsaim
27. Sheikh Ibrahim bin Khaddran Az-Zahrani
28. Sheikh Ibrahim bin Abdulrahman Al-Turki
29. Sheikh / Dr. Mohammed bin Abdullah Al-Khudairi
30. Sheikh Saad bin Nasser al-Ghannam
31. Sheikh Dr. Abdullah bin Nasser Al-Sabeeh
32. Sheikh / Dr. Musfir bin Abdullah Al-Bawardi
33. Sheikh / Dr. Abdullah bin Nasser Al-Sulaiman
34. Sheikh / Ibrahim bin Muhammad Akiri
35. Sheikh / Dr. Abdul Latif bin Abdullah Al-Wabil
36. Sheikh / Dr Mubarak bin Abdulaziz Al-Zahrani
37. Sheikh / Dr. Abdarahman bin Hamad Al-Tamami
38. Sheikh / Dr. Abdurrahman bin Jamil Qashash
39. Sheikh / Dr. Khalid bin Mohammed Al-Majed
40. Sheikh / Dr. Abdullah bin Abdurrahman Al-Watbani
41. Sheikh Ahmed bin Harban Al-Maliki
42. Sheikh / Dr. Ahmed bin Hamad Al Abdul Qadir
43. Sheikh / Ahmed bin Mohammed Bathv
44. Sheikh / Dr. Mohammed bin Suleiman Al-Barrak
45. Sheikh / Dr As’ad bin Saeed Al Shahrani
46. Sheikh Ismail bin Ahmed Ali Abdullah
47. Sheikh / Dr. Badawi bin Ali Al-Zahrani
48. Sheikh Basyir bin Ali Asy-Syaikhi
49. Sheikh Jammaz bin Abdurrahman Al Jammaz
50. Sheikh Hassan bin Abdullah Al-Qu’ud
51. Sheikh Khalid bin Khalf Al-Ghamidi
52. Sheikh Saad bin Mohammed Al-Ghamdi
53. Sheikh / Dr. Hussein bin Saeed Asiri
54. Sheikh / Dr. Hamad bin Abdullah Al-Jumah
55. Sheikh Mubarak bin Atiyah Al-Zahrani
56. Sheikh / Dr. Suleiman bin Abdullah Ghafis
57. Sheikh / Dr. Hamoud bin Abdulaziz At-Tuwaijri
58. Sheikh / Dr. Satar bin Sawad Al-Ju’aid
59. Sheikh / Saad bin Ali Al-Amiri
60. Sheikh / Dr. Saud bin Yusuf Al-Khamas
61. Sheikh / Ali bin Ahmed Dubeis al-Zahrani
62. Sheikh / Dr. Sulaiman bin Ali Al Saud
63. Sheikh / Dr. Saleh bin Abdullah Al-Hadzlul
64. Sheikh / Dr. Tariq bin Ahmed Al-Faruq
65. Sheikh / Dr. Mohammed bin Shamil As-Sulami
66. Sheikh / Dr. Abdulaziz bin Abdullah Al-Mubaddil
67. Sheikh / Dr. Abdullah bin Mohammed Al-Nasser
68. Sheikh / Dr. Mohammed bin Saleh Al-Muqbil
69. Sheikh Ghaseb bin Mubarak Al-Ghamidi
70. Sheikh Salih bin Abdullah bin Mohammed Al-Ghamidi
71. Sheikh / Dr. Abdul Aziz bin Humaid Al-Juhani
72. Sheikh / Dr. Abdul Aziz bin Mohammed Al Ajlan
73. Sheikh Abdullah bin Ahmed Abu Husain
74. Sheikh Abdullah bin Tuwairis At-Tuwairisy
75. Sheikh Abdullah bin Abdulaziz Al-Mubrid
76. Sheikh / Dr. Abdullah bin Faisal Alu Ranan
77. Sheikh Abdullah bin Mohammed Al-Baridi
78. Sheikh / Dr Abdullah bin Abdul Karim Al-Khanaya
79. Sheikh Abdullah bin Mohammed Al-Qu’ud
80. Sheikh / Dr. Abdul Malik bin Misfer al-Maliki
81. Sheikh / Dr. Abdurrahman bin bin Saleh Ad-Dhahiri
82. Sheikh / Dr. Atiyah bin Ibrahim Al-Ghubaisy
83. Sheikh Ali bin Ibrahim Al-Mahisy
84. Sheikh / Dr. Fauzi bin Hamad Al Subhi
85. Sheikh Mohammed bin Saleh Al-Ali
86. Sheikh Mohammed bin Suleiman Al Masoud
87. Sheikh Saeed Bin Ali Bbin Dalih Alu Meshal
88. Sheikh Mohammed bin Abdulaziz Ghufeili
89. Sheikh / Dr. Mohammed bin Abdulaziz Al-Luhaim
90. Sheikh / Dr. Mas’ud bin Mushabab Alu Ja’sham
91. Sheikh Abdullah bin Hamad Al-Zaidani
92. Sheikh Mohammed bin Sanad Az-Zahrani
93. Sheikh Fahad Bin Saleh Al-Ubaisi
94. Sheikh Mohammed bin Abdullah Alu Safran
95. Sheikh / Dr. Mohammed bin Abdul Aziz Al Majid
96. Sheikh Mohammed bin Ali Musmali
97. Sheikh Mohammed bin Awad Sarhani
98. Sheikh / Dr. Mohammed bin Fahd Al-Tuwaijri
99. Sheikh / Said bin Ahmed Alu Tsabit
100. Sheikh Fahd Bin Hussein Alu Hadi
101. Sheikh / Dr. Mohammed bin Marzouq Al-Haritsi
102. Sheikh Hamoud bin Dhafer Asy-Syahri
103. Sheikh Abdul Aziz bin Muhammad An-Nughaimasi
104. Sheikh Mahmoud bin Ibrahim Al-Zahrani
105. Sheikh Mushabab bin Ahmed Al-Qahtani
106. Sheikh / Dr. Muwafaq bin Abdullah Kadsah
107. Sheikh Yahya bin Hussein Sharifi
108. Sheikh Bandar bin Mohammed Hamdan Al-Zahrani
109. Sheikh Khalid Mohammed Ibrahim Al-Baridi
110. Sheikh Mohammed bin Saleh Al-Ubaidi
111. Sheikh Shalih bin Abdullah Asy-Syamsani
112. Sheikh Hussein Mushabab Alu Ja’tsam
113. Sheikh Ahmed bin Saleh Al Khwaiter
114. Sheikh Walid bin Washal Al-Moghamesi
115. Sheikh Hisyam bin Saleh Adz-Dzakir
116. Sheikh Hassan bin Muhammad Al-Zahrani
117. Sheikh Abdullah bin Ghailan Al-Ghailan
118. Sheikh Mua’adz bin Abdullah Asy-Syamsani
119. Sheikh / Dr. Saleh Abdullah Al-Hadzlul
120. Sheikh Abdullah bin Musaid Al-Zahrani
121. Sheikh Mohammed bin Abdulaziz Al-Ghufeili
122. Sheikh Suleiman Bin Abdul Aziz Al-Mubarak
123. Sheikh Ahmed bin Sulaiman bin Saleh Al-‘Unaiz
124. Sheikh Ahmed Bin Abdullah Al-Rajihi
125. Sheikh Khalid bin Ibrahim Al-Ju’aitsan
126. Sheikh Ahmed bin Saleh Al Sam’ani
127. Sheikh Khadr bin Shami Al-Zahrani
128. Sheikh Abdul Rahman Abdullah Al-‘Iid
129. Sheikh Abdullah Mohammed Ibrahim Al-Baridi
130. Sheikh Ali bin Mohammed Ar-Raisani
131. Sheikh Hamdan bin Abdul Rahman Asy-Syarqi
132. Sheikh Saleh Bin Mohammed Al-Bahjah Al-Zahrani
133. Sheikh Abdullah bin Omar Al-Suhaibani
134. Sheikh Mohammed bin Suleiman Al-Yahya
135. Sheikh Abdul Malik bin Hamoud al-Tuwaijri
136. Sheikh Ahmed bin Hamed al-Zahrani
137. Sheikh Ahmed bin Abdullah Ar-Rubaish
138. Sheikh Sulaiman bin Abdullah Asy-Syamsyani
139. Sheikh Abdullah bin Abdul Karim Buhairi
140. Sheikh Atiyah bin Khadr Zahrani

(kiblat.net)

0 comments: