Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Berikut kami ulas pemahaman menyimpang Syiah dalam buku berjudul "Membentuk Pribadi Menguatkan Rohani"yang diterbitkan oleh Penerbit Lentera:

Judul asli: Fi Rihab Hukumah al-Imam al-Mahdi as: al-Fadhail wa ar-Radha'il: fi Akhlaq al-Israh wa al-Mujtama'
Karya: Husain Mazhahiri
Penerjemah: Ahmad Subandi
Diterbitkan oleh: Penerbit Lentera, cet. II, Juni 2005


1. Berdasar pada Al-Quran surat Luqman: 27, Syiah mengatakan bahwa ayat tersebut merupakan dalil penunjukan Imam Ali Al-Hadi sebagai pemimpin umat.

2. Tafsir dusta ala Syiah. Masih berkenaan dengan surat Luqman ayat 27. Syiah menafsirkan sebagai berikut: Artinya, Artinya, jika lautan menjadi tinta, seluruh pepohonan menjadi pena, dan seluruh manusia menjadi penulis, lalu mereka hendak jenuliskan keutamaan-keutamaan Ali as, niscaya lautan akan keutamaan-keutamaannya as, maka niscaya ketujuh lautan itu akan kembali kering sebelum sempat  menuliskan seluruh  keutamaan-keutamaan Ali as.

3. Syiah berkeyakinan bahwa Ali RA dianiaya oleh para Sahabat Nabi saw.

4. Syiah menyetarakan keridhaan Allah, Rasul dan para Imam.

5. Syiah berdusta dengan mengatakan bahwa ada 300 ayat dalam al-Qur’an yang diturunkan berkenaan tentang wilayah Imam Ali bin Abi thalib.

6. Aqidah Syiah bersandar pada hadits dha'if tentang keutamaan Ali, yaitu hadits tentang sedekah Ali bin Abi Thalib ketika mengerjakan shalat meneyrahkan cincin kepada pengemis.

Peneliti: Said

(nisyi/jurnalmuslim.com)



0 comments: