Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Artikel ini adalah kelanjutan dari postingan: Pemahaman Menyimpang Syiah dalam Buku "Amirul Mukiminin Ali KW" (Bag. 2).

 Berikut akan kami paparkan pemahaman sesat Syiah yang tertuang dalam buku mereka berjudul "Teladan Abadi Ali bin Abi Thalib."

Penyusun: Tim the Ahl-Ul-Bayt World Assembly
Penerjemah: Saleh Lapadi
Penyunting: Abu Muhammad
Proof reader: Syafruddin Mbojo
Cetakan: Al Huda tahun 2008

24. Syiah menyatakan bahwa kaum muslimin (para Sahabat. pen) membenci Usman. Mereka juga mengatakan bahwa Usma menyiksa para penentang yang tidak mau menerima kebijakannya, penyiksaan ini sudah tidak lagi memandang para Sahabat Rasulullah saw. Diantara sahabat yang Usman siksa adalah Abu Dzar Ghifari karena sering melakukan protes terhadap kebijakan Usman, bahkan Usman RA membuangnya ke Syam.
25. Syiah memandang bahwa pemerintahan Usman menganggap bahwa kekuasaan adalah hak dan sebuah pemberitan dan tidak seorang pun berhak untuk merampasnya dari mereka. Syiah menganggap bahwa Usman RA menjadikan kekasaan sebagai alat untuk memenuhi keinginan dan keraksan mereka yang dipenuhi oleh hawa-nafsu yang sesat.

26. Syiah menganggap bahwa Zubair Ra awalnya adalah orang yang memperjuangkan hak Ali di hadapan kelompok yang rakus kekuasaan (maksudnya Sahabat Nabi saw). Namun setelah itu, Zubair menjadi penentang Ali untuk meraih kekuasaan, begitu juga Muaqiyah. Syiah juga berkeyakinan bahwa tatkala pemilihan Khalifah ada sekumpulan Sahabat degnan hawa nafsunya yang mengampil posisi sebagai oposisi bergaris sesat, dan mereka adalah sebagian besar para Sahabat Nabi saw.

27. Syiah menganggap bahwa kekhalifahan Abu Bakar, Umar, dan Utsman tidak sah, bahkan pemerintahan mereka telah menyimpang dari ajaran yang asli dari Islam.

Peneliti: Said

(nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: