Breaking News
Loading...

Kekejaman Basyar Asad
Syiahindonesia.com - Dalam acara pengukuhan pengurus ANNAS Bogor Raya di gedung Internasional Convension Center Botani Square, Bogor, Ahad (22/11/2015), Ketua Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor Raya, KH Khaerul Yunus menghimbau kepada masyarakat Indonesia agar melihat kejadian Suriah.

Menurutnya, jangan sampai kejadian di Suriah itu terjadi di Indonesia. “Jadi kelompok Syiah itu berbahaya buat NKRI,” jelas Kyai Yunus sebagaimana dilansir nahimunkar.com (23/11/2015).

“Kelompok Syiah di Suriah jumlahnya lebih sedikit, namun begitu mereka mendapatkan kekuasaan yang dipimpin Bashar Assad, maka terjadilah pembantaian sampai ratusan ribu kaum Sunni menjadi korban disana,” tegasnya.

Kyai Yunus mengajak umat Islam untuk bersatu dan berjuang menghadapi bahaya Syiah demi menyelamatkan negara. Karena jika tidak, ia khawatir nasib generasi umat Islam selanjutnya. “Mungkin kita bisa bertahan, tapi bagaimana nasib anak dan cucu kita?” ujarnya.

Umat Islam jangan diam, jangan sampai ketika nanti Syiah sudah besar dan melawan, kita baru tersadar akan bahayanya. Dalam sebuah pepatah yang diungkapkan Kyai Yunus, jika kita diam ibaratnya seperti bangkai hidup yang tidak bisa apa-apa.

“Bagi orang hidup, ditusuk jarum akan bereaksi, tetapi bagi bangkai, walaupun dicincang itu tidak akan bereaksi. Lalu pertanyaannya, di golongan mana anda berada?” tanyanya. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: