Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Di antara kelakuan sesat Rafidhah (baca: Syi’ah) adalah memukul dada, menampar pipi, memukul bahu, mengiris-ngiris kepala mereka dengan pedang sampai menumpahkan darah. Semua ini dilakukan pada hari ‘Asyura, 10 Muharram. Hal ini dilatarbelakangi karena kecintaan mereka pada Husain bin ‘Ali bin Abi Tholib. Mereka sedih atas kematian Husain, cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mati terbunuh.

Di Semarang, kelompok Syiah terang-terangan mengundang acara sesat mereka kepada masyarakat umum. Seperti yang dilakukan oleh akun Facebook bernama Husein Assegaff.

Dalam berandanya, Husein Assegaf mencantumkan undangan pelaksanaan ritual Asyura yang akan dilaksanakan 10 Muharram mendatang.

Berikut bentuk undangannya:

UNDANGAN UMUM
Assalamu'alaikum wr.wb.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Teriring Shalawat dan Salam kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga beliau yang suci,
Dengan ini kami menghatap kehadiran antum sekalian dalam acara HAUL IMAM HUSAIN BIN ALI AS yang akan kami selenggarakan pada :
Hari/Tgl: Jum'at, 23 Okt '15
Jam: 13.00
Tempat: Gd. Pusat Kesenian Jawa Tengah (PKJT)
Alamat: Jl. Anjasmoro Raya, Komp. Maerokoco - PRPP Semarang
Pembicara: Ust. Toha al-Musawa
Pembaca Maktal: Ust. Reza Assegaf
Pembacaan Syair: Sayyid Alwi bin Ali Assegaf
Pembaca Doa: Ust. Ali bin Alwi al-Atas
Demikian undangan kami atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih 
Yayasan Nuruts Tsaqolain 
Umat Islam perlu mawas diri terhadap acara-acara Syiah semacam ini. Seperti biasa, mereka menggunakan cover Islami untuk mempengaruhi masyarakat umum bahwa Syiah adalah bagian dari agama Islam. Padahal sejatinya, kalau kita telaah lebih dalam tentang apa dan bagaimana ajaran Syiah itu, maka kita akan mendapati bahwa Syiah sangat menyimpang dari ajaran Islam. (nisyi/syiahindonesia.com)

Undangan yang disebar dengan mengatasnamakan Yayasan Nuruts Tsaqolain:


0 comments: