Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Milisi Syiah Shabiha yang terkenal dengan kebengisannya, telah membunuh 23 orang pengungsi di pedesaan utara Hama pada Selasa (11/8/2015), ujar laporan aktivis lokal.

Para korban yang melarikan diri dari provinsi tetangga, Homs, dibunuh di desa Om Al-Khazir, lansir Zaman Alwasl pada Rabu (12/8).

Laporan mengatakan mereka sedang menuju Idlib sebelum dibantai oleh Shabiha.

Pada Selasa (11/8), lima warga sipil lainnya juga tewas termasuk seorang anak, dalam ledakan artileri silinder yang ditembakkan oleh rezim Nushairiyah di desa Al-Ghanto, di pedesaan utara Homs, ujar laporan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR).

Sementara itu lebih dari 50 orang tewas di Ghautah Timur, pinggiran Damaskus dalam serangan udara rezim Nushairiyah, lanjut laporan SNHR.

Aktivis Suriah mengatakan pesawat tempur rezim melancarkan lima serangan di Douma, Sabqa, dan Hamouriya di timur Damaskus, meninggalkan puluhan orang tewas dan terluka.

SNHR mengatakan 23 orang tewas di Douma, 22 di SabQA DAN 5 DI Hamouriya, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Rabu (12/8) pagi, pejuang Suriah di distrik Ghautah timur telah menghantam ibukota Suriah dengan puluhan mortir yang menargetkan beberapa lingkungan berbeda yang berhasil membuat kepanikan di tengah pendukung Assad. (haninmazaya/arrahmah.com/syiahindonesia.com)

0 comments: