Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Mufti besar negara Irak, Dr Rafe al-Rifai, menegaskan bahwa pemerintah Syiah Teheran sengaja mengirimkan 52 kelompok milisinya ke Irak untuk membunuhi warga Sunni dan memecah belah persatuan dan kesatuan Irak.

Pernyataan ini dikatakan Dr Rafe al-Rifai dalam wawancaranya dengan saluran televise “Al Watan” Mesir pada hari Jum’at (22/08) kemarin.

Dalam wawancara tersebut, Dr Rafe al-Rifai mengatakan, “Apa yang terjadi di beberapa kota Irak saat ini adalah pembunuhan warga sipil Sunni oleh milisi Syiah Iran yang dipimpin Abu Mahdi Mohandes, seorang teroris internasional yang keberadaannya diburuoleh Interpol.”

“Mereka (milisi Syiah) menganggap bahwa setiap penduduk Sunni adalah bagian dari pejuang Negara Islam,” ujar Dr Rafe al-Rifai.

Dr Rafe al-Rifai melanjutkan, “Solusi yang terbaik bagi Irak adalah dukungan dari pemerintahan Arab yang bersatu untuk memotong tangan-tangan Syiah Iran yang mencengkeram Irak saat ini,”seraya menjelaskan bahwa pemerintah Baghdad saat ini tidak mempunyai wibawa dan kekuatan untuk menolak intervensi asing dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam negeri.

Di akhir wawancara, Dr Rafe al-Rifai menyebut bahwa pemerintah Arab bertanggung jawab atas keruntuhan dan pembantaian warga sipil Sunni Irak karena dapat bertindak untuk menghentikan cenkeraman Syiah Iran hingga saat ini. (Rassd/Ram/syiahindonesia.com)

0 comments: