Breaking News
Loading...

Warga Iraq demo mengecam pemerintah akibat buruknya pelayanan publik beberapa pekan lalu/Ilustrasi
Syiahindonesia.com - Ratusan anggota milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi, Jumat (21/08), menggelar demonstrasi di pusat ibukota Baghdad, Iraq. Mereka menuntut pembayaran gaji yang telat dalam tiga bulan terakhir.

Para milisi Syiah itu berkumpul di lapangan At-Tahrir di pusat kota Baghdad lengkap dengan seragam militer. Mereka mengutuk keterlambatan pembayaran gaji oleh pemerintah dalam beberapa bulan terakhir. Mereka juga membawa poster-poster yang berisi tuntutan pembayaran gaji ribuan rekan mereka.

Ali Hasan, salah satu anggota milisi Al-Hasd Al-Syakbi, mengungkapkan kepada kantor berita Anatolia, sebagian rekannya tidak digaji dalam dua atau tiga bulan terakhir. Padahal, mereka harus menafkahi keluarga dan membiayai kebutuhan hidup sendiri.

Dia menyerbu PM Haidar Al-Abadi segera turun tangan mengatasi permasalahan ini.

Sementara itu, pasukan keamanan dikerahkan untuk mengamankan aksi. Mereka berjaga-jaga di sekitar lapangan At-Tahrir dan menutup seluruh akses ke tempat itu.

Al-Hasd Al-Syakbi merupakan gabungan milisi Syiah di Iraq. Milisi ini dibentuk setelah rujukan utama Syiah Iraq, Ali Al-Sistani, menyeru seluruh pengikutnya mengangkat senjata memerangi Daulah Islamiyah yang saat itu merebut banyak wilayah di Iraq.

Pemerintah Iraq mengakui milisi itu sebagai bagian dari pasukan resmi pemerintah. Mereka disenjatai dan didanai serta digaji layaknya tentara nasional.
Perlu diketahui, saat ini pemerintah Iraq didemo oleh warga setianya akibat skandal korupsi dan buruknya pelayanan publik. Ribuan warga turun ke jalan menuntut segera adanya perubahan yang lebih baik di tubuh pemerintah. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: