Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pemberontak Syiah Houthi kembali melakukan aksi kriminal. Mereka menduduki berbagai kantor lembaga amal Yaman dan mempersulit distribusi bantuan kemanusiaan.

“Milisi Houthi telah menduduki markas WAMY dan organisasi amal lainnya di ibukota Yaman,” Saleh Al-Wohaibi, Sekjen WAMY, mengatakan kepada Arab News, Kamis.

Dia mengatakan bahwa semua anggota staf WAMY di Sanaa telah kembali ke Arab Saudi karena kantor mereka direbut. “Kami memiliki satu asrama penuh anak yatim di bawah perawatan kami, yang juga diusir dari rumah,” katanya.

“Tindakan tidak manusiawi, dan kejahatan pemberontak Houthi harus segera ditanggulangi,” katanya, sangat diharapkan PBB menggunakan kekuasaan mereka untuk menghukum para pemberontak.
Al-Wohaibi mengatakan seluruh dunia menyeru PBB di Hari Kemanusiaan Dunia, sudah waktunya bagi setiap orang untuk melawan kekejaman terhadap orang yang tidak bersalah di manapun.

“Selain mengutuk tindakan kriminal terhadap kemanusiaan, saya mendesak para pekerja sosial yang terlibat dalam melayani masyarakat untuk tidak dihalangi jalannya dan memberikan sanksi untuk tindak pidana pemberontak Houthi.”

Dengan bantuan beberapa organisasi bantuan internasional, WAMY menyalurkan sekitar 50.000 paket makanan selama empat bulan terakhir untuk orang-orang miskin di Yaman.
Menurut Al-Wohaibi, WAMY mendistribusikan makanan di Al-Jund dan Al-Hudaida, wilayah miskin di Yaman. Bantuan termasuk sejumlah besar obat-obatan, yang akan memberi manfaat lebih dari 250.000 warga Yaman yang membutuhkan.

Setiap paket senilai $ 100 berisi 10 kg beras, 10 kg gula, 20 kg tepung, 2 liter minyak, dan produk makanan seperti pasta dan saus, yang didanai oleh pengusaha dari Arab Saudi dan Yaman. Dia juga mengatakan the King Salman Center for Relief and Humanitarian Works berkomitmen untuk membantu orang miskin di seluruh dunia. (antiliberalnews.com/syiahindonesia.com)

0 comments: