Breaking News
Loading...

Foto ulama Syiah yang memberikan fatwa haramnya sebuah telur jika ujungnya sama
Syiahindonesia.com - Kali ini kita akan mengkaji sebuah fatwa konyol dari seorang ulama Syiah terkait makanan. Kalian tahu telur? Ya, lauk yang biasa di sajikan dengan nasi atau semacamnya ini menjadi makanan yang digemari banyak orang. Dalam Islam, hukum memakannyapun halal selagi masih dalam ketentuan syar'i. Tapi tidak bagi Syiah, agama yang selalu mengedepankan perkataan ulama-ulama mereka ini memberikan kriteria telur itu haram atau dosa jika dimakan, yaitu jika ujung telur berukuran sama.

Adalah seoerang ulama Syiah memberikan alsan mengapa telur yang ujungnya sama tidak boleh dimakan, karena jika sebuah telur ujungnya berukuran sama itu mengandung penyakit

Misionaris syiah berkata:

البيض إذا تساوى طرفا البيض فلا تأكله. لازم أن يكون هذا الطرف أصغر وهذا الطرف أكبر, هذا البيض حلال. إذا كان البيض طرفاه متساويا حرام. لأنها تدرك أثارا في نفسك أنت ما تدريها. تدرك أثارا كبيرة ممكن تؤدي إلى الأمراض أنت ما تعرفها.

“Telur jika kedua ujungnya berukuran sama, maka jangan engkau makan. Salah satu ukuran ujung telur harus lebih kecil dan ujung satunya harus lebih besar, jika telurnya begini maka halal. Jika ujung telur berukuran sama maka haram. Karena dia akan menimbulkan efek pada dirimu yang mana engkau tidak mengetahuinya. Dia akan menimbulkan efek besar yang mana dia akan menimbulkan penyakit pada dirimu sedangkan engkau tidak mengetahuinya”

Berikut fatwa yang di ucapkan salah seorang da'i Syiah:



Dengan demikian, mungkin perlu bagi pengikut-pengikut Syiah agar membawa penggaris untuk mengukur ujung dari telur yang hendak di konsumsi, apakah sama atau tidak. Jika sama, maka jelas bagi Syiah haram untuk memakannya. (nisyi/syaihindonesia.com)

0 comments: