Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Saat seluruh kaum muslimin di dunia tenggelam dengan syahdunya suasana Ramadhan; puasa, membaca Al-Qur’an, shalat tarawih. Ketika mata, telinga, dan hati kita menunggu dengan was-was apa yang akan terjadi selanjutnya di Mesir.

Tatkala perhatian kita teralih hanya sesaat dari Suriah. Tangan-tangan kotor Syiah kembali membombardir Homs, Kota di mana Sayyiduna Khalid Ibn Walid dimakamkan.

Kantor berita Ugarit News dan Association for the Protection of Syrian Archaeology (APSA) mendokumentasikan kebiadaban mesin perang rezim Nushairiyah Suriah dalam menghancurkan masjid jami’ Khalid bin Walid di kota Homs pada Sabtu (29/6/2013).

Pesawat tempur, tank, dan artileri berat rezim Nushairiyah Suriah membombardir masjid bersejarah yang telah berusia lebih dari 1000 tahun tersebut dengan massif. Tembok, tiang dan bangunan masjid jami’ itu mengalami keruntuhan hebat. Bagian dalam masjid terbakar dan hangus.

Ketahuilah ini bukan kejadian pertama tangan-tangan musyrik Syiah berupaya menghancurkan makam sang pembebas Islam. Maret 2013 pasukan rezim keji Assad sudah melancarkan menjadikan masjid ini sebagai target serangan. Bahkan sekitar 750 masjid telah dihancurkan.

Khalid bin Walid merupakan sahabat Nabi Saw sekaligus sebagai panglima utama dalam pembebasan negeri Syam pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khaththab. Nama sahabat inilah yang disematkan pada sebuah masjid yang terkenal di Homs, Suriah, Masjid Khalid bin Walid. Hari ini masjid bersejarah itu telah hancur. Lantas bagaimana mungkin kaum Muslim masih juga diam atas kejahatan rezim bengis Assad beserta gerombolan Syiah dari Iran dan Irak?

Ya Allah, jagalah jasad beliau dari tangan-tangan Najis anak cucu Abdullah Ibn Saba’ dan Abu Lu’lu’ah al-Majusi. (islampos.com/syiahindonesia.com)

Berikut video lebih lengkap:

0 comments: