Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Dr. Abdul Karim Bikar dan Dr. Nora al-Saad menulis dalam twit nya tentang Tragedy kemanusian dan sektarian yang menimpa umat islam ahlussunah Irak.

Kali ini sebanyak 7000 sunni dari tahanan kota Nashiriyyah sebelah selatan Irak yang dovonis hukuman mati oleh pemerintah syiah Irak.

Sementara dunia diam membisu!

Sementara di suria, para tahanan sebanyak 12.000 dibunuh melalui penyiksaan, dan dunia juga diam!

Yazin al-Hasyimi melaporkan bahwa krisis keamanan dan kemanusian di Irak membawa kepada dimensi baru yang sangat berbahaya yaitu adanya serial kejahatan dan pelanggaran HAM berat terhadap ahlussunnah Irak. Yang terbaru adalah putusan menghukum mati 7000 tahanan musli sunni!

Baligh Hamdi pimpinan pengadilan pidana Irak menegaskan adanya lebih dari 7000 tahanan yang divonis hukuman mati, namun belum dilaksanakan karena nunggu persetujuan pemimpin Irak Fuad Ma’shum. Sementara PM Irak Haidar al-Abadi telah menyetujuinya, dan menunjuk kementrian kehakiman untuk melaksanakan eksekusi mati dalam 30 hari jika presiden tidak menyetujui. Dengan demekian al-Abadi menutup mata keputusan Parlemen untuk melakukan voting keputusan amnesty (ampunan) umum.

Adapun para marja’ syiah maka mereka menolak adanya amnesty umum, dan mengancam untuk demo di Baghdad. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Qasim al-Asadi jubir marja’ najaf.

Perlu diketahui bahwa penjara Nashiriyah berisi 10.000 tahanan dan ratusan tahanan wanita.

Semua mereka akan dibunuh dengan tuduhan terorisme sesuai dengan UU tahun 2005

Pasal 4!



Ya Allah rahmatilah umat Nabi Muhamad i. dan selamatkan dari kejahatan musuh-musuh Islam. (gensyiah.com/syiahindonesia.com)

0 comments: