Breaking News
Loading...

Mayat pengungsi Palestina kurus kering di penjara rezim Bashar
Syiahindonesia.com - Penindasan yang dilakukan rezim Assad Suriah sejak Maret 2011 telah menimbulkan banyak korban. Namun sayangnya, banyak pihak yang mewujudkan kepedulian dan perhatian kepada mereka.

“Salah satunya kamp pengungsian di  Yarmouk yang diblokade hingga memasuki tahun ke lima,” ujar jurnalis Muhammad Pizaro dalam bedah buku “Kutitipkan Namamu Dalam Doaku: Dari Suriah untuk Indonesia”, di Azzikra Islamic Fair, Kamis (14/5/2015) di Bogor.

Pizaro kemudian memutar video salah satu pengungsi di Kamp Yarmouk yang tubuhnya mengurus hingga menampakkan tulangnya.
Laporkan iklan?

“Di Kamp Yarmouk didiami ribuan pengungsi Palestina, tapi bantuan untuk mereka diblokade Bashar,” ujar dia.

Sejak awal revolusi suriah sampai akhir 2014, tercatat 1525 pengungsi Palestina meninggal dunia. Di antaranya 173 korban tewas di kamp Daraa, 96 korban tewas di kamp Al-Husseiniya.

Selanjutnya, 73 pengungsi Palestina lainnya tewas di kamp Khan Al-Sheikh di Damaskus.  Di kamp pengungsi Sabina, 58 orang Palestina tewas. 41 pengungsi dari kamp Neirab. 40 orang dari kamp Sayeda Zeinab. 33 dari kamp Aidin di Homs. 32 dari kamp Handarat di Aleppo dan lain sebagainya.

“Mereka meninggal bukan karena perang tetapi dibunuh oleh rezim Bashar Assad. Bashar berdalih mereka ikut mendukung perjuangan rakyat Suriah yang ingin merasakan kebebasan,” ujar Pizaro.

Penindasan Bashar terhadap rakyat Suriah dan pengungsi Palestina ini membuat Hamas berang. Dalam pernyataan resminya, kata Pizaro, Hamas menilai penindasan ini sebagai kelanjutan dari teror dan agresi Zionis. (januar/Islampos/syiahindonesia.com)

0 comments: