Breaking News
Loading...

Habib Zain al Kaff dalam acara Tabligh Akbar di Az-Zikra.
Syiahindonesia.com - Indonesia adalah bumi ahlus sunnah wal jamaah, meskipun ada beberapa pergerakan yang berbeda. Namun, mereka adalah dalam kesatuan ahlus sunnah wal jamaah, yaitu kelompok yang berpegangan dengan apa yang datang dari Rasulullah dan para sahabat.

Namun, orang-orang Syiah Iran datang ke Indonesia mengajak dan menyerukan ukhuwwah islamiyyah. Padahal di negaranya, mereka selalu menghina istri Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

“Ukhuwah islamiyyah itu bisa diterapkan sesama ahlus sunnah, dan tidak bisa diterapkan dengan orang Syiah karena perbedaan antara ahlussunah dengan Syiah adalah perbedaan ushuliyah”, jelas Ustadz Habib Ahmad Zein al Kaff pada Tabligh Akbar bertema Cinta Rasul, Cinta Sahabat, Cinta Ahlul Bait di Panggung Utama Az Zikra Islamic Fair pada Ahad (17/5).

Sangat disayangkan jika ada tokoh Islam yang didengar suaranya justru mengatakan bahwa Syiah masih bagian dari Islam dan mengatakan perbedaan yang ada hanyalah perbedaan furu’iyah.

Menurut beliau, ada beberapa hal yang menyebabkan kekafiran Syiah, di antaranya adalah:

a. Syiah menolak kalamullah. Penolakan ini terlihat dalam berbagai kenyataan, antara lain
Mereka kaum Syiah mengatakan bahwa Ummul mukminin Aisya telah berbuat serong, padahal Allah telah menyatakan kesucian ummul mukminin tersebut dalam Al Qur’an.

“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya adzab yang besar. Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka balik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata, ?Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.? ? (QS. an-Nur [24] : 11-20)

b. Berkeyakinan bahwa Al Quran menurut mereka sudah tidak orisinil tapi sudah dirubah oleh sahabat. Padahal Allah yang menjaganya sendiri sebagaimana firman-Nya:
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur?an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Al-Hijr: 9).

c. Mereka mempunyai imam-imam yang kedudukannya tidak bisa dicapai oleh para rasul bahkan para malaikat.

d. Menghadap kuburnya imam lebih afdhal daripada menghadap Masjidil Haram.

Di akhir sesinya, Ust.Habib Ahmad Zain al Kaff mengajak untuk menyelamatkan ummah dari paham Syiah yang menyesatkan. “Saat ini Syiah menari di atas perpecahan kaum muslimin”, ungkapnya. Selanjutnya beliau menyampaikan sebuah hadits, yang artinya

“Apabila timbul fitnah atau bid’ah, di mana Sahabat Sahabatku dicaci maki, maka setiap orang yang berilmu diperintahkan untuk menyampaikan ilmunya (menyampaikan apa yang ia ketahui mengenai kesesatan Syi?ah). Dan barang siapa tidak melaksanakan perintah tersebut, maka dia akan mendapat laknat dari Alloh dan dari Malaikat serta dari seluruh manusia. Semua amal kebajikannya, baik yang berupa amalan wajib maupun amalan sunnah tidak akan diterima oleh Allah SWT.” (kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: