Breaking News
Loading...

Sedikitnya 176.678 warga sipil Aswaja Suriah, termasuk 18.242 anak-anak dan 18.457 Muslimah, telah gugur dibunuh oleh rezim Syiah Bashar Assad sejak awal unjuk rasa damai terhadap dirinya di bulan Maret 2011, laporan kelompok aktivis mengatakan pada Kamis (12/3) seperti dilansir World Bulletin.

Laporan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mendokumentasikan nama, foto, tempat dan waktu kematian korban.

“Pasukan pemerintah sengaja menargetkan tempat ibadah seperti Masjid,” kata laporan SNHR, menambahkan bahwa rezim juga menggunakan banyak rumah ibadah sebagai tempat persembunyian di beberapa daerah di sekitar titik yang telah mereka bom sebelumnya.

“Kami telah mencatat penargetan sedikitnya 2,044 rumah ibadah oleh pasukan pemerintah,” tambah laporan itu.

Selain itu, SNHR juga memperkirakan bahwa sedikitnya 215.000 Aswaja, termasuk 6.580 perempuan dan 9.500 anak-anak, telah ditahan oleh rezim Syiah Bashar Assad sejak Maret 2011. Laporan mereka mencatat bahwa 2011 adalah tahun terburuk dimana pasukan rezim menargetkan dokter, wartawan, pengacara dan aktor sementara 2012 adalah tahun terburuk untuk Aswaja yang ditangkap dan hilang.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa rezim menargetkan korban yang berusia antara 22-40 tahun pada 2014.

Rezim telah melanjutkan penyiksaan terhadap warga sipil Aswaja dan setidaknya 11.427 orang, termasuk 94 anak-anak dan 32 Muslimah, gugur melalui penyiksaan. (World Bulletin/antiliberal.news.com)

0 comments: