Breaking News
Loading...

Diyala – Milisi Syiah Iraq, Al-Hasd Al-Syakbi, sampai saat ini telah menghancurkan 30 masjid di provinsi Diyala. Kejahatan itu dilakukan setelah milisi dukungan pemerintah itu berhasil merebut provinsi tersebut dari Daulah Islamiyah.

Dilansir dari arabi21.com, Ahad (08/03), kejahatan terhadap rumah ibadah umat Islam itu terakhir dilakukan beberapa hari ini di kota Al-Huriyah, distrik Miqdadiyah, provinsi Diyala. Masjid tersebut diledakkan sehingga hancur rata dengan tanah.

Seorang tokoh Sunni di provinsi tersebut mengungkapkan, sebelum diledakkan masjid tersebut dijadikan markas milisi Syiah tersebut. Mereka memasang dinamit di dalam masjid, kemudian meledakkannya.

Dalam konteks ini, Komite Wakaf dan Urusan Agama di parlemen Iraq mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki bukti nyata peledakan sepuluh masjid di Diyala oleh milisi Syiah. Para milisi Syiah itu berupaya mengubah demografi dan menghancurkan simbol-simbol Ahlus Sunnah.

Anggota parlemen dari Komite Wakaf dan Urusan Agama Iraq menambahkan, saat ini sedikitnya 30 masjid dihancurkan oleh milisi Syiah itu. Masjid-masjid itu berada di pinggiran kota Sa’diyah, Jalawla, Sarwin dan Barwanah. Rumah-rumah warga sipil juga tidak luput dari kejahatan serupa.

Organisasi kemanusiaan internasional Human Right Watch (HRW) tela mengeluarkan laporan bahwa milisi Syiah yang juga didukung Iran itu telah melakukan kejahatan perang. Mereka membunuh dan mengusir warga Ahlu Sunnah dari tempat tinggal mereka.

Menurut laporan HRW, sedikitnya tiga ribu warga Sunni terpaksa meninggalkan rumah mereka karena diancam dibunuh oleh milisi Syiah. Mereka menjarah seluruh isi rumah yang ditinggalkan penghuninya. (kiblat.net)

0 comments: