Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sejumlah orang yang mengaku berasal dari Forum Betawi Rempug (FBR) merangsek ke dalam Masjid Jami’ As Sa’adah Perum Mutiara Sentul, Cibinong, Bogor. Mereka memaksa pembatalan acara Tabligh Akbar Umat Islam Bersatu Menolak Syiah yang sedianya akan digelar di masjid itu pada Ahad (01/02) pagi.

Suasana tenang di kompleks Perumahan Mutiara Sentul pada Sabtu (31/01) mendadak berubah menjadi riuh. Pasalnya, sejumlah orang yang sebagian dalam kondisi mabuk, memaksa masuk kompleks perumahan tersebut.

Aparat keamanan kompleks tak dapat mencegah orang-orang yang mengaku berasal dari Forum Betawi Rempug (FBR) itu.

Para pemabuk itu memasuki Masjid Jami’ As-Sa’adah yang ada di dalam kompleks Perum Mutiara Sentul. Jumlah mereka awalnya hanya 6 orang, namun orang-orang yang rupanya satu komplotan dengan mereka terus berdatangan.

Keheningan di Perum Mutiara Sentul seketika pecah saat orang-orang FBR itu mencabut paksa spanduk acara Tabligh Akbar “Umat Islam Bersatu Menolak Syiah” yang rencananya akan digelar keesokan harinya. Tak cukup sampai disitu, mereka juga melontarkan kata-kata kasar kepada panitia acara itu. Mereka menuntut acara tersebut dibatalkan.

Menurut pantauan reporter Kiblat.net yang saat itu berada di lokasi, ketika takmir dan warga sekitar masjid mencoba mengajak mereka berbicara mereka justru melontarkan kata-kata bernada ancaman.

Mereka juga menyatakan tidak akan membubarkan diri sebelum panitia dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami’ Assa’adah menandatangai perjanjian yang menjadi tuntutan mereka.

Mereka memaksa acara itu dibatalkan dengan alasan yang konyol, yaitu tabligh akbar itu bertentangan dengan UUD 1945. Melihat massa yang semakin arogan menggangu ketentraman dengan berterik-teriak dan tidak mau diajak berdiskusi, panitia acara Tabligh Akbar dan DKM Jami’ Assa’adah akkhirnya menuruti tuntutan mereka.

Dalam perjanjian itu mereka menuntut Tabligh Akbar “Umat Islam Bersatu Menolak Syiah” acara harus dibatalkan. Panitia dan DKM juga tidak boleh menyelenggarakan acara serupa dan seterusnya.
Pamflet Tabligh Akbar Tolak Syiah di Sentul.

Pamflet Tabligh Akbar Tolak Syiah di Sentul.



Perwakilan Babinsa dan Polres Bogor yang saat itu datang ke lokasi tak dapat berbuat banyak, dan turut serta dalam pembuatan perjanjian tersebut.

Setelah tuntutannya dipenuhi, orang-orang yang mengaku dari FBR itu kemudian membubarkan diri. Sementara panitia Tabligh Akbar “Umat Islam Bersatu Menolak Syiah” segera menggelar rapat.

Akhirnya, disepakati bahwa acara tabligh akbar tetap digelar keesokan harinya dan KH Habib Achmad bin Zein Alkaf sebagai salah satu pematerinya. Namun lokasi acara dipindahkan ke Masjid Al Musyaddad Komplek LIPI Cibinong, Bogor.

Di tempat terpisah, dalam ceramahnya di Masjid Al-Falah Yasmin sektor 6 Kota Bogor Sabtu (31/01) malam, KH Habib Achmad bin Zein Alkaf memberikan motivasi kepada panitia tabligh akbar tersebut. Ulama yang juga Pengurus Wilayah NU Jawa Timur ini juga mengajak umat Islam menggalang persatuan melawan Syiah.

“Tidak usah takut sama Syiah,” kata Ketua Front Anti Aliran Sesat itu.

Setelah mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pihak keamanan, acara Tabligh Akbar “Umat Islam Bersatu Menolak Syiah” akhirnya tetap digelar Ahad (01/02) lalu. Bertempat di Masjid Al Musyaddad Komplek LIPI CSC Cibinong, Bogor acara tersebut dimulai sekitar pukul 08.30, dan ramai dihadiri kaum muslimin. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: