Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Ketua Harian Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali M Dai menyatakan akan menyelidiki kebenaran berita penyusupan ribuan orang Syiah yang berkedok pencari suaka asal Afghanistan.

“Kita masih melakukan pengecekan kebenaran berita itu, jadi belum sampai pada satu kesimpulan benar atau tidaknya berita tersebut,” kata KH Athian Ali M Dai kepada Panjimas.com, Jum’at (5/12/2014).

Sementara itu, KH Athian Ali menegaskan bahwa panganut sekte sesat Syiah bisa saja melakukan apa pun demi tujuan mereka, termasuk menyamar sebagai pencari suaka. Pasalnya dalam ajaran Syiah, taktik Taqiyah atau berbohong merupakan bagian dari keyakinan mereka.

“Kalau dari sisi pengetahuan kita, segala sesuatu bisa benar terjadi bagi orang Syiah, cara apa pun akan mereka lakukan. Namun untuk menyatakan berita yang beredar itu benar terjadi, kita masih mencari bukti-bukti terlebih dahulu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ancaman Syiah bukan isapan jempol. Di berbagai negara Timur Tengah dimana orang-orang Syiah berkuasa atau memiliki kekuatan, terjadi pembantaian terhadap kaum Muslimin, contohnya yang kini sedang bergejolak adalah Iraq dan Suriah.

“Kita selama ini sudah memperingatkan, silahkan melihat bagaimana perbuatan yang dilakukan kaum Syiah ketika mereka sudah merasa kuat dan berkuasa terhadap kaum Muslimin. Lihat saja, apa yang terjadi di berbagai negara di Timur Tengah, di Iran, Suriah, Irak, Bahrain, Libanon dan sebagainya,” paparnya.

Oleh sebab itu, KH Athian Ali tak bosan menyerukan kepada para muballigh, dai, ustadz, ulama dan para habaib untuk mengingatkan Umat Islam agar mewaspadai bahaya Syiah.

“Kita harus terus menyadarkan umat Islam agar tidak tertipu oleh taqiyah orang-orang Syiah,” tutupnya.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir marak beredar pesan singkat, baik melalui Broadcast BlackBerry Messenger, WahtsApp, SMS maupun jejaring sosial terkait berita penyusupan ratusan Syiah yang mencari suaka.

Dalam pesan singkat tersebut, dikabarkan ratusan orang pencari suaka tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka mengaku berasal dari Afghanistas namun diduga mereka adalah orang-orang Syiah yang berasal dari luar negeri untuk menyusup ke Indonesia.Waspadalah! (PanjiMas/syahindosia.com)

0 comments: