Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Menyusul Subang, insya Allah pada Ahad (30/11) mendatang giliran Garut yang mendeklarasikan pembentukan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS). Sebelumnya, Ahad, 23 November 2014 lalu, berdasar Surat Keputusan Ketua ANNAS Pusat No.03/SK-WIL/ANNAS/XI/2014, pengurus ANNAS Wilayah Jawa Barat Daerah Kabupaten Subang telah dikukuhkan.

Pengukuhan pengurus ANNAS Subang, Jawa Barat, dilaksanakan di Masjid Agung.  Terdaftar 62 orang telah mengisi berbagai bidang yang ada dalam kepengurusan, di antaranya, Majelis Syuro, Dewan Pakar, Ketua dan Sekretaris serta Bendahara ANNAS. Selain itu, ada beberapa divisi seperti Divisi Dakwah, Siasah, Advokasi, Latihan & Pendidikan, Komunikasi & Informasi, dan Divisi Litbang.

Dalam kata pengantarnya sebelum pengukuhan dan pembacaan surat keputusan, Ketua ANNAS, KH Athian Ali M. Da’i, Lc, MA, menyatakan betapa pentingnya kita untuk selalu berupaya ikut aktif dalam membentengi akidah umat dari pengaruh aliran sesat, tak terkecuali Syiah.

Dikatakan oleh Athian bahwa Syiah dilihat dari berbagai sisi, terutama sisi Akidah dan Syariah adalah Sesat dan Menyesatkan, berada di luar Islam. “Syiah adalah aliran sesat yang paling sesat dari aliran-aliran sesat yang ada,” tegasnya dalam rilis ANNAS yang diterima redaksi, Rabu (26/11/2014). Menurut Sekretaris ANNAS Tardjono Abu Muas, setelah pengukuhan kepengurusan ANNAS Daerah Kabupaten Subang, dalam beberapa hari ke depan akan dibentuk pula kepengurusan ANNAS Daerah Kabupaten Garut Wilayah Jawa Barat, pada Ahad, 30 November 2014 Pukul 08.00-11.30 WIB bertempat di Masjid Agung Garut.

Sejumlah tokoh akan menyampaikan orasinya jelang pengukuhan, yaitu KH A. Mimar Hidayatullah (Ketua DKM Masjid Agung Garut), KH Agus M. Sholeh (Ketua PC Nahdlatul Ulama), KH Abdul Mujib (Pimpinan Ponpes Faozan), KH Yusuf (Pimpinan Ponpes Najaahan), KH M. Amin (Pimpinan Ponpes Assa’adah Limbangan), KH Iyok Rukmana, S.Pdi (Pimpinan Ponpes Manarul Huda Cibiuk), KH Hudan Mushafudin, S.Th.I (Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Garut), KH Yayat Ruhiat (Da’i, PD Persis Garut), KH Dadang Suryana (Tokoh Ulama FPI), KH Asep Maulana (Tokoh Ulama GARIS), KH Dede Rahmat (Tokoh Ulama SI Garut), KH Endang Yusuf Djunaedi, Lc (Ketua LP3SY-I), KH Rizal Fadhillah, SH (Dewan Pakar ANNAS Pusat), KH Athian Ali M. Da’i, Lc, MA (Ketua ANNAS Pusat).



“Insya Allah, setelah Deklarasi Kepengurusan ANNAS Daerah Kabupataen Garut Jawa Barat, menyusul akan dideklarasikan kepengurusan ANNAS Daerah Rancaekek Kabupaten Bandung, Ahad, 7 Desember 2014 yang akan dating,” pungkas Tardjono dalam rilisnya. (so/salam-online.com/syiahindonesia.com)

0 comments: