Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Militer rezim Syi’ah Suriah dan milisi pro pemerintah kembali melakukan pembantaian mengerikan terhadap warga sipil. Baru-baru ini, sedikitnya 16 orang yang masih satu keluarga di provinsi Hama disembelih dan dibakar hingga tewas.

Dilansir dari portal Al-Mokhtsar.com, Jumat (05/09), insiden mengerikan itu terjadi pada Selasa lalu (02/09). Para tentara bengis tersebut menyerbu sebuah rumah di wilayah persawahan di dekat desa Tel Khuznah yang terletak di dekat jalan Salmiyah di pedesaan Hama. Rumah itu dihuni satu keluarga yang mengungsi dari desa mereka di daerah Dier Baklabah di provinsi yang sama.

Aktivis menyebutkan tentara Suriah dan milisi Shabihah (milisi loyalis Bashar Al-Asad) menyembelih 16 orang di rumah tersebut dengan pisau. Di antara mereka adalah serang bocah dalam kondisi cacat fisik dan empat wanita. Sebelum disembelih, mereka mengalami penyiksaan yang sangat sadis.

Tidak hanya itu, tambah aktivis, jasad-jasad itu dibakar hingga hangus kemudian dilemparkan begitu saja.

Aktivis mengatakan, sebagian jasad mereka tidak dapat dikenali sedikit pun. Hal itu karena tubuh mereka hangus, atau tubuh mereka hancur akibat penyiksaan biadab.

Belakangan diketahui, ke 16 jasad yang berhasil diidentifikasi itu berasal dari keluarga Nua’imi. Mereka tinggal di rumah tersebut sebagai pengungsi, karena kampung mereka menjadi front pertempuran antara militer rezim dan mujahidin.

Setelah puas membantai warga, para pembantai itu merusak ladang milik warga. Mereka juga menjarah barang dan mengambil mobil-mobil yang mereka temui.

Menurut sumber setempat, pembantaian terbaru ini merupakan bentuk dari kebencian sektarian milisi loyalis rezim terhadap warga penentang pemerintah. Sebagaimana diketahui, para pendukung rezim Suriah berasal dari sekte Syiah Nushairiyah sementara penentangnya diwakili Ahlu Sunnah.* (BM/Kiblat)

0 comments: