Breaking News
Loading...

Sanaa (Syiahindonesia) - Pemimpin suku dan pihak keamanan Yaman pada Senin (15/09) mengatakan, telah terjadi bentrokan antara suku Sunni dan pemberontak Syiah Houthi di Jawf. Dalam 24 jam terakhir, bentrokan di Yaman utara tersebut telah menewaskan 25 orang.

Pemberontak Syiah Houthi telah melancarkan serangkaian serangan dalam beberapa bulan terakhir, untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka di bagian utara Yaman.

Mereka juga telah melakukan pemberontakan selama enam tahun, yang berakhir setelah kesepakatan gencatan senjata tahun 2010.

Pemberontak Houthi telah berhasil mengontrol kota Saada di utara. Kelompok tersebut menggelar demonstrasi di ibukota Sanaa selama lebih dari satu bulan, menuntut dibentuknya pemerintahan baru dan mengembalikan subsidi BBM.

Berbagai pengamat menggambarkan demonstrasi yang dilakukan pemberontak Syiah Houthi sebagai bagian dari perebutan kekuasaan.

Syiah Houthi mulai melakukan aksi protes menuntut mundurnya pemerintah yang berkuasa di Yaman sejak 18 Agustus lalu. Sebelumnya selama berbulan-bulan mereka melakukan perlawanan terhadap pasukan pemerintah untuk menguasai kota-kota utama di utara Sanaa. Pemberontak mencoba untuk membangun kekuatan politik di wilayah dataran tinggi utara perbatasan Arab Saudi, yang dihuni mayoritas Syiah. (Kiblat.net/Syiahindonesia.com)

0 comments: