Breaking News
Loading...

Jakarta (Syiahindonesia.com) – Menginjak hari ketiga, pada Ahad (02/03), perhelatan Islamic Book Fair (IBF) 2014 yang digelar di Gedung Istora Senayan Jakarta, semakin semarak. Di sela-sela ramainya aktifitas para pengunjung yang memadati pameran buku terbesar di Jakarta itu, ada pemandangan menarik. Beberapa pemuda terlihat mengenakan kaos berwarna hitam dan putih. Mereka mengenakan kaos yang menyerukan slogan “Syiah Sesat Tidak Sama dengan Islam” dan kecintaan terhadap sahabat dan ahlul bait.

Seorang pemuda tampak mengenakan kaos bertuliskan “SYIAH SESAT≠ ISLAM”. Sebagian lainnya mengenakan kaos bertuliskan “WE LOVE AHLUL BAIT & SAHABAT”. Sebagaimana diketahui, belakangan ini syiah menjadi topik yang ramai dibicarakan. Banyak kajian-kajian yang membahas tentang hal itu. Buku-buku yang menerangkan hakikat dan kesesatan Syiah juga gencar beredar.

Para pemuda yang terlihat memakai kaos ala fashionista tersebut menyatakan bahwa hal itu dilakukan sebagai kampanye melawan kesesatan syiah. Dan bertujuan untuk membangun kesadaran bahwa syiah bukan Islam.

Ditemui di sisi panggung utama, seorang pemuda yang terlihat berdandan dengan gaya anak gaul tampak ikut mengenakan kaos junkies berwarna putih. Dia mengatakan tujuan memakai kaos ini agar orang-orang tahu bahwa Syiah itu sesat. Ia juga berharap agar para pengunjung tergerak datang, dan bertanya tentang apa itu Syiah.

Aktifis syiah, Musa Kazhim menyoroti aksi kaos dakwah di IBF

“Ini untuk kampanye, ya minimal ada 5-10 persen yang tahu bahwa syiah itu sesat,” ujar salah seorang peserta yang tak menyebutkan namanya, kepada reporter Kiblat.net di Istora Senayan, Ahad, (02/03).

Sementara, Fikri, salah seorang mahasiswa yang juga ikut mengenakan kaos tersebut menyatakan bahwa aksi ini sebagai sarana dakwah visual. “Ini sebagai sarana dakwah di masyarakat,” ujarnya.

Aksi dakwah visual melalui kaos ini menimbulkan reaksi yang beragam dari para pengunjung. Menurut Leo, salah seorang pemuda yang mengikuti aksi ini, banyak yang antusias dan menanyakan di mana tempat untuk membeli kaos tersebut. Bahkan, ada salah seorang bapak yang menganjurkan agar para pemakai kaos tersebut mengenakannya di dekat stan yang ditengarai oleh kelompok ahlussunnah sebagai penerbit syiah. “Itu lho mas dipake di deket stan Mizan,” serunya.

Yang menarik, aksi ini juga mendapat sorotan dari tokoh-tokoh syiah. Musa Kazhim, salah seorang tokoh ormas syiah, Ahlul Bait Indonesia (ABI) dan LBH Universalia, lembaga hukum dan advokasi kelompok syiah dalam akun twitternya, @Kazhim mengambil gambar para pemuda yang menggunakan kaos dakwah dan menuliskan,”Kaos kebencian di Islamic Book Fair,” kicaunya. (Nisyi/kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: