Breaking News
Loading...

SyiahIndonesia – Mantan presiden Iran dan juga orang yang berpengaruh dalam perpolitikan Iran, Akbar Hashemi Farsanjani, Rabu (2/10), mengajak seluruh masyarakat, khususnya rakyat Iran, meninggalkan slogan-slogan ‘Kematian untuk Amerika”. Ia mengatakan bahwa pendiri pemerintahan Islam (Syiah) di Iran, Imam Khomaeni, menentang slogan yang sering diteriak-teriakkan para pendukung Iran di berbagai kesempatan tersebut.

Sebagai mana diketahui, para pendukung Khomaini senantiasa meneriakkan slogan-slogan permusuhan terhadap Amerika, Israel dan Inggris dalam berbagai kesempatan acara kenegaraan dan keagamaan.

Ketua Dewan Kemanfaatan Pemerintah Iran tersebut menegaskan dalam sebuah pernyataannya yang diposting di situs webnya tersebut bahwa ‘Ruhullah’ Khomaeni menentang slogan-slogan ‘kematian untuk Amerika’ sebagaimana ia menentang sloga-slogan kematian untuk sebagaian orang yang berjasa selama revolusi Iran.

Rafsanjani yang menjabat Presiden Iran sejak kematian Khomaeni (pada tahun 1989) hingga tahun 1997 itu menambahkan bahwa orang-orang yang berjasa pada revolusi Iran juga menentang slogan-slogan ungkapan kematian dalam acara-acara keagamaan, seperti slogan menyerang mantan Presiden Iran (sebelum revolusi) dan slogan ‘kematian untuk Amerika’.

Dalam pernyataan itu Rafsanjani juga mengutip sebuah perkataan seorang tokoh, “Saya menentang slogan-slogan ekstrimis dan penghinaan, dan saya menganggap itu tidak bermanfaat” kutipnya, sebagaimana dilansir watanserb, Rabu.

Seruan ini disampaikan Rafsanjani bersamaan dengan membaiknya hubungan antara Iran dan Washingnton. Terlebih, setelah Amerika mengurungkan operasi militer untuk menghukum negara sekutu utama Iran, Suriah.

Sebagaimana diketahui, para pendukung Khomaeni seringkali menggunakan slogan-slogan anti Amerika dan Israel dalam berbagai kesempatan acara mereka. Tak terkecuali mereka yang berada di Indonesia. -Beberapa waktu lalu, saat peringatan hari Al Quds, slogan-slogan tersebut juga menggema di sejumlah kota di Indonesia. Di antara slogan yang mereka teriakkan di Indonesia adalah “Mampus Amerika” dan “Mampus Israel”. (Kiblatnet)

0 comments: