Breaking News
Loading...

Yogyakarta – Ahad, 15 Desember 2013, segenap tokoh dan ulama di Yogyakarta mengadakan acara Bedah Buku yang diterbitkan oleh MUI Pusat, “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia, di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua MUI Pusat Prof. Dr. Yunahar Ilyas yang juga merupakan anggota tim penulis buku “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”, Ketua dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Dr. Muinudinillah Basri, M.A., Deklarator Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) pusat M. Zaitun Rasmin, Lc. M.A. serta Ustadz Fahrurazi Abu Syamil sebagai moderator.

Dalam acara tersebut Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, MS.i memimpin langsung deklarasi Masyarakat Pecinta Sunnah sebagai simbol bersatunya ormas-ormas Islam di Yogyakarta dalam menanggulangi dampak penyebaran ajaran syiah di Indonesia.

Berikut ini, Kiblat.net berhasil mendapatkan isi teks deklarasi yang dibacakan di depan 2.300 umat Islam yang menghadiri acara tersebut:

Deklarasi Masyarakat Pecinta Sunnah Yogyakarta

Bismillahirrahmanirrahim

(Kalimat Syahadah)

Dengan nama Allah kami masyarakat muslim Yogyakarta, menyatakan sebagai bagian dari komunitas pecinta sunnah Nabi Saw, pecinta semua sahabat generasi pertama dri muhajirin dan Ansor, siap mengikuti manhaj dan sunnah dalam memenangkan Islam sebagaimana yang Allah perintahkan dan yang Rasulullah wasiatkan. Siap menghidupkan sunnah Nabi dalam kehidupan kami. Semoga Allah mengumpulkan kami dengan Nabi Muhammad Saw, keluarga beliau dan seluruh sahabat beliau dengan kecintaan kami kepada mereka.

Demikian pernyataan dari kami.

Yogyakarta, 15 Desember 2013

 Mengetahui: Jamaah Shalahuddin UGM, FSLDK, LIDMI, Syam Organizer, FSRMY, Mahasiswa Pecinta Islam, Jamaah Ansharut Tauhid, Harakah Islamiyah, FORSALAMM, Indonesia Tanpa JIL – Yogyakarta, FKAM, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, KAMMI, Angkatan Muda Muhammadiyyah, Laskar Mujahidin, KMNU UGM, Majelis Mujahidin Indonesia, dan Hias Organizer.

(kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: