Breaking News
Loading...

Abu Hurairah meriwayatkan hadits tentang tinggi Nabi Adam. Abdul Husein pun menganggapnya sebagai khayalan Abu Hurairah. Ternyata imam maksum syiah ikut meriwayatkan hadits tinggi Nabi Adam.

Ini adalah makalah kedua dari serial membongkar kebohongan Abdul Husein Al Musawi. Ternyata imam syiah juga meriwayatkan hadits tentang tinggi Nabi Adam.

Abu Abdillah menjelaskan tentang tinggi Adam dan Hawa saat turun ke bumi:

Kami mendapatkan dari tulisan Ali bin Abi Thalib, bahwa ketika Allah menurunkan Adam dan istrinya Hawa ke bumi, kakinya ada di jalanan bukit shafa, dan kepalanya ada di bawah ufuk langit, dan Adam mengeluh pada Allah panasnya matahari, lalu Allah mewahyukan pada Jibril, bahwa Adam telah mengeluh tentang panasnya matahari, maka tekanlah dia dan jadikanlah dia setinggi 70 hasta, dengan hastanya sendiri, dan tekanlah Hawa, jadikanlah tingginya 35 hasta, dengan hastanya sendiri.

Al Kafi, jilid 8, hal 233 no 308

Riwayat di atas ada dalam kitab Al Kafi, kitab utama mazhab syiah. Apakah Abdul Husein tidak pernah membaca kitab Al Kafi? Atau dia memang ingin membodohi pembaca? Dianggapnya pembaca tidak akan membongkar tipu dayanya.

Jika Abdul Husein menuduh Abu Hurairah mengambil haditsnya dari ahli kitab, tuduhan yang sama tertuju juga pada Abu Abdillah, imam maksum syiah. Syiah yang baik tidak akan menuduh imamnya mengambil dari ahli kitab.

Tuduhan yang sangat berbahaya, jangan-jangan syiah adalah ajaran ahli kitab.

Penerbit Pustaka Zahra, menerbitkan edisi terjemah buku Abdul Husein. Karena gembira isi buku ini menghujat ahlussunnah, penerbit tidak sempat meneliti lagi isinya. Atau karena memang redaksi Pustaka Zahra tidak pernah melihat kitab Al Kafi.

Saya pernah memberitahukan pada teman syiah yang namanya ada di list YM saya, bahwa ada hadits di al kafi yang menerangkan tinggi adam 60 hasta. Yang ada bukan 60 hasta, tapi 70 hasta. Saya menyuruh dia untuk mencari riwayat itu di al kafi. Sampai sekarang dia tidak pernah memberitahu saya tentang riwayat ini. Saya memberitahu teman syiah itu sekitar akhir tahun 2007. [hakekat/syiahindonesia.com].

0 comments: