Breaking News
Loading...

Anggota Mustasyar PWNU Jawa Timur yang juga dikenal pakar masalah Syiah, Habib Ahmad Zein Alkaff, mengingatkan umat bahwa pernyataan Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaludin Rahmat adalah dusta. Hal ini terkait klaim Kang Jalal, demikian tokoh Syiah itu dipanggil yang pernah mengatakan bila jumlah pengikut Syiah di Indonesia sebesar 2,5 juta. Menurut Habib Ahmad Zein, statemen Jalal itu jelas bohong. Menurutnya, Jalal bicara seperti itu dengan harapan menakut-nakuti umat Islam.

“Orang Syiah itu suka membesar-besarkan jumlah mereka ,” tegas Habib Ahmad Zein dalam konferensi pers setelah kegiatan Tabligh Akbar bertema, “Mengokohkan Ahlus Sunnah Wal Jamaah di Indonesia,” di Masjid Al Furqon, Jakarta (16/09/2012).

Ahmad Zein juga mengatakan umat Islam harus sadar bahwa Syiah adalah provokator dengan sikap Jalal seolah menantang “perang” antara Ahlus Sunnah dengan mengaitkan konflik di Iraq ke Indonesia.

Lebih jauh ia mengatakan, umat Islam harus mempersiapkan diri menghadapi Syiah dengan serius. Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur yang sudah mengeluarkan fatwa sesat Syiah harus dijadikan senjata utama umat Islam di Indonesia.

Sebelum ini, dalam acara Miladnya yang ke 63 di sekretariat Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), Rabu (29/08/2012) di kantor Pusat IJABI, Jalan Kemang, Jakarta Selatan, Ketua Dewan Syuro IJABI Jalaluddin Rahmat mengklaim saat ini jumlah kaum Syiah di Indonesia telah mencapai 2,5 juta orang. Namun umumnya mereka mempraktekkan taqiyah.

“Dari data penelitian yang sudah ada itu populasi Syiah berkisar 500.000 saja seluruh Indonesia, itu perkiraan terendah, perkiraan tertinggi Syiah itu sekitar 5 juta-an, kalau saya ambil perkiraan yang menengah sekitar 2,5 juta”, ungkap Jalal. Namun saat ditanya para wartawan darimana data itu diambil, ia meminta wartawan mencari sendiri atau bertanya pada pihak kepolisian.*[hdy]

0 comments: