Breaking News
Loading...

Hizbullah Lebanon mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintahan Damaskus atas kerugian berturut-turut yang dialami oleh pasukannya selama pertempuran untuk mempertahankan rezim Assad terhadap pejuang Islam.

Menurut laporan Buletin Intelijen Online Nomor: 701, kemarahan itu adalah dampak dari pertempuran baru-baru ini di daerah Ghauthoh, wilayah pertanian yang luas di pinggiran Damaskus. Yaitu pertempuran antara tentara Assad dan pasukan mujahidin, yang melibatkan Mustafa Badruddin, komandan militer Hizbullah yang bertanggung jawab atas pengiriman milisinya dan saudara laki-laki Bashar, Maher Assad, komandan divisi empat Garda Republik.

Badruddin mengeluhkan Maher Assad atas janjinya, di mana gerilyawan Hizbullah telah ditempatkan di garis depan. Ini mengakibatkan banyak korban selama operasi melawan FSA dan Jaisyu Islam, yang dipimpin oleh Syaikh Zahran Aloush.

Laporan itu mengatakan bahwa Hizbullah, yang didukung oleh milisi Syiah Irak, mengajukan syarat untuk mengendalikan sekitar sepuluh titip penjagaan selama sepekan saja di Ghauthoh Timur dan Damaskus. Ini dilakukan sebelum pasukan dari Divisi IV diluncurkan untuk mengadakan serangan balik pada  November 2013 lalu.

Wassam Syarafuddin [kiri], komandan unit khusus Hizbullah yang tewas di Damaskus [foto: Media Lebanon Selatan]

Namun, dalam waktu sepekan itu, beberapa tokoh di Hizbullah tewas. Dan yang paling utama ialah kematian Wassam Syarafuddin, komandan unit khusus Hizbullah yang disebut-sebut sebagai komandan lapangan yang paling menonjol di Damaskus. Selain itu juga ada Ali Reza Fuad Haji Hassan, keponakan mantan Menteri Pertanian Lebanon Hussein Haji Hassan, serta Abbas Hassan Muhammad Idris dan Hassan Raqdah; dua dari para pemimpin Syiah Lebanon yang ditugaskan ke Suriah.

Semua kematian tersebut, ditambah lagi dengan korban dalam pengeboman Kedutaan Besar Iran di Beirut), menurut laporan tersebut, akan menimbulkan perselisihan internal Hizbullah mengenai intervensi militernya di Suriah.

Untuk meredam protes internal, sebagian milisi Hizbullah untuk sementara ditarik dari Homs dan Damaskus.

0 comments: